16 July 2015

Welcome Back to Korea - Part 1

안녕하세요!!!

Akhirnya setelah lama menunggu, gw kembali lagi ke tanah Korea. Ternyata 5 tahun merupakan waktu yang cukup lama untuk berkunjung kembali ke negara ini. Awal mula dirintisnya perjalanan ini adalah karena ada tiket promo Garuda pada bulan oktober 2014. Setelah mengumpulkan maksimal 6 orang (Gw, ana, suha, kani, achi, astri) supaya gak ribet ngaturnya, akhir tiket langsung kita beli. Sempat banyak drama sih kayak misalkan Paspor Achie dan Astri yang ternyata udah masuk kadaluwarsa ketika tanggal keberangkatan, hingga akhirnya kita cuma beli tiket buat 4 orang dulu, Achie dan astri nyusul.

Proses pembuatan itenirary-pun cukup buat pusing, tapi dengan bantuan itenirary Anne yang super detail dan keren, petunjuk dari Heidy, saran dari Kuris-Keke dan Putu Eka, akhirnya itenirary selesai di fix-kan. Isi itenirary-nya lebih banyak ke mengunjungi ke wisata lokal non permainan. Trip ini juga sebagai pembalasan karena ketika ke Korea sebelumnya, gw belom puaaass jalan-jalannya. Dari 2 bulan menetap di Korea, cuma dipakai waktu 4 hari buat jalan-jalan di Seoul... kan bete.

Yaay sudah sampai
Hari pertama sampai di Korea dan beres urusan imigrasi + perkoperan kita langsung mencar sesuai tugas masing-masing yang sudah ditentukan sebelumnya. Gw dan suha ke tempat penyewaan wifi dan tuker tiket KTX, achi dan astri belanja kartu subway, ana dan kani beli makanan. Setelah semuanya beres, kita langsung berangkat ke busan naik KTX. Perjalanan ke Busan sendiri memakan waktu 3 jam dengan KTX. Sesampainya di busan sempet ada perubahan dari itenirary yang kita susun. Awalnya itu pengen langsung ke penginapan di Heundae buat taro barang dan istirahat sebentar, tapi menurut kenalannya Achi yang di Busan seharusnya kita masih sempet ke Gamcheon village dan akhirnya setelah mencari loker penitipan koper di 2 stasiun .. yesss 2 stasiun karena stasiun busan tempat penitipan kopernya sudah keburu penuh akhirnya kita membagi diri menjadi 2 kelompok dan pergi menggunakan taksi (1 taksi habis 3000an won) ke Gamcheon village.... 

foto sebelum masuk Gamcheon village + jajan ayam-ayaman 
Desa warna-warni
Atraksi yang menarik dari Gamcheon Village ini sebenarnya hanya desa/perkampungan yang bangunannya dicat warna-warni jadi seru untuk jadi tempat foto-foto dan juga kita bisa melihat Pesisir Busan dari tempat paling atas di Gamcheon ini. Beres dari Gamcheon kita lanjut kembali ke perkotaan untuk bertemu kenalannya (suami+istri gitu) Achi dan makan malam bareng. Kocaknya pas makan malam menunya malah disodorin ke gw "sep ini apa bacanya?" laaah si mas yang sudah tinggal lama di Busan hahaha.

Beres makan sekitar jam 10 kita berjuang ke penginapan, tempatnya cukup jauh tapi lebih dekat dengan tujuan kita esok hari. Untungnya capeknya kita terbalaskan dengan suasana penginapannya yang rapi dan nyaman. Ngomong-ngomong kita pesan penginapan di Busan ini berupa apartemen. Pesannya lewat situs airbnb.com. Jadi ceritanya ada orang yang pasang listing sebutannya di situs ini untuk disewakan, akhirnya kita sewa aja setelah melihat review dan foto-fotonya yang oke. dan kita tidak menyesal!
ciwi-ciwi lagi beres-beres baru nyampe ribet banget dah, tempat tidur yang cewe di atas itu
foto bersama di atas tempat tidur cowo

Besok paginya kita bangun siang banget..hahahahaha.. yang awalnya direncanakan berangkat jam 8 tapi pada akhirnya kita berangkat jam 9an. Parah yak, yaiyalah tepar banget. keterlaluan deh kita! Udah gitu kamar mandi kudu ngantri gitu kan, Jadinya agak molor gitu. Abis beres-beres dandan-dandan kita langsung checkout, nitip koper lagi di stasiun dan memulai perjalanan kita ke Dalmaji-gil untuk melihat Sakura, agak jauh juga tapi sekali lagi terbalaskan deh pokoknya.




Selepas dari menikmati indahnya *ahzek* bunga sakura yang sedang mekar-mekarnya kita melanjutkan perjalanan ke stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Seoul setelah sebelumnya mampir ke starbucks untuk beli oleh-oleh tumblr untuk si tante. Oh iya di itenirary, awalnya kita harusnya mengunjungi Busan aquarium cuma udah gak sempet lagi karena waktunya udah mepet, jadi kita ganti waktu itu untuk jajan-jajan seru dan nikmati makan siang agak lama. Sesampainya di Stasiun Busan sambil nunggu kereta, kita nongkrong cantik dulu di salah satu kafe buat menghangatkan badan. Waktu itu suhunya bener-bener lagi nampar-namparnya ditambah sempet kehujanan. Jadilah kita harus menghangatkan badan dulu sambil minum yang anget-anget. Perjalan ke Seoul sendiri memakan waktu lebih sebentar sih karena kita berhenti di stasiun Seoul-nya bukan di stasiun airport. Sampai di Seoul kita tiba-tiba disambut oleh Kuris yang langsung gw peluk hangat.... bahahahah..

oke! masih banyak cerita seru lainnya lanjut ke part 2 ya perjalanan di Seoul-nya

14 February 2015

Ora - Surga di Maluku

Ahay, bertemu lagi dengan tulisan gw karena tiba-tiba ingin upload dan cerita tentang perjalanan ke Pantai Ora. Jadi, rencana ini sudah ada semenjak triwulan 3 2014 atau... mungkin sebelum itu? gw juga lupa. Setelah perbincangan hangat di PIM 3 akhirnya kita memutuskan akan jalan-jalan ke Ora. Di perjalanan kali ini, kita menggunakan travel kakabantrip. Anggota yang akan ikut di perjalanan ini tadinya cuma empat orang yaitu gw, wiwid, darjo, zaki. Cuman mungkin wiwid cerita-cerita ke lingkungan anak-anak oil center, akhirnya masuklah 3 orang lagi yaitu ivan, ikhsan, dan fatin.

Untuk diketahui juga, dalam proses menuju hari-H banyak banget drama-drama dalam persiapannya. Mulai dari persiapan peralatan, bahas masalah jadwal, uang, dan yang paling HOT adalah masalah izin cuti. Perusahan tempat kita bekerja bukanlah seperti perusahaan lain yang mungkin untuk mau cuti perizinannya bisa selicin sabun. Contoh paling nyata adalah kasus darjo dimana dia sebagai koordinator tim, hampir gak jadi ikut karena tiba-tiba ada assessment PAS55 di kantor dan dia ditunjuk sebagai koordinator (padahal cutinya udah direncanakan dan diinfokan dari jauh hari, uang DP juga sudah dibayar). Sangat disayangkan fatim gak jadi ikutan karena oh karena bos-nya gak mengizinkan.

Wefie sebelum..ketiduran
Akhirnya fix-lah kami ber 6 yang akan berangkat. Perjalanan untuk sampai ke pantai Ora ini termasuk jaauh banget. dimulai dari yaaah pesawat Jakarta. Kita semua janjian berangkat bareng dan kumpul di bandara *yaiyalah. Kita harus berangkat dari bandara di penerbangan jam 12 malam. Pesawat yang digunakan adalah batik air dan delay..... dikarenakan masalah cuaca. Jadi kita baru naik ke dalam pesawat itu jam 1 pagi. Di luar sedang hujan deras, huft.. bahkan sempet ketiduran di pesawat dan pas bangun.. eh belum berangkat juga tuh pesawat. Pesawat baru benar-benar berangkat jam 2 pagi. Sempet dag dig dug juga sih selama perjalanan dikarenakan cuaca ini. Sering banget ada peringatan turbulensi
bosen bosen bosen
Batik air kita, selamaaat sampai tujuan
Setelah kurang lebih 3 jam di pesawat akhirnya kita sampai juga di Ambon. hohohoho... berbeda dengan Jakarta, cuaca di Ambon sangat cerah sekali dan panaaaas. sampai di bandara kita langsung ngurus bagasi bla bla bla dan akhirnya bertemeu dengan guide kita, Mas Adi dari kakabantrip. Mas adi ini orangnya sangat ramah dan tipe guide yang juga traveler. Nah ini salah satu poin plus dari perjalanan kali ini dimana kita di-guide oleh traveller jadi bukan sekedar tukang antar. Kelebihannya tentu saja banyak sekali cerita-cerita seru dari dia dan orangnya juga lebih atraktif. Dari bandara kita diantar ke pelabuhan Tulehu karena kita haru nyebrang ke pulau Seram. Perjalanan ke pelabuhan memakan waktu selama 1.5 jam. Sampai di pelabuhan kita naik ke kapal feri Cantika Torpedo. Sungguh nama yang unik sekali. Perjalanan laut menyebrang ke pulau Seram ini memakan waktu sekitar 2 jam. Tapi untungnya selama perjalanan laut ini tidak banyak gejolak di laut jadi cukup nyaman sih perjalanannya. Sesampainya di pulau seram kita digiring buat makan siang dulu nih, dan nyobain yang namanya papeda, semacam lem dari sagu yang dimakan.. hahahaha becanda. Papeda ini semacam bubur dari sagu, bentuknya lengket dan buat mengambilnya aja perlu teknik khusus. enak dimakan dengan ikan kuah asam. Maaf tapi lidah gw kurang cocok dengan papeda. Selesai makan, kita melanjutkan perjalanan darat ke arah utara. Tujuannya kali ini desa Saleman. Perjalanan ini memakan waktu 4-5 jam.  Sesampainya di desa Saleman, cuacanya memburuk... hujan rintik-rintik yang menyebabkan kita harus berteduh dulu di salah satu rumah penduduk rekanan kakabantrip. Seharusnya kalau tidak hujan, kita bisa langsung nyebrang ke pantai Ora. Kenapa harus nyebrang, karena kalau lewat jalur darat lagi harus makan waktu lebih lama lagi.

Penantian kita terbayar! setelah hujan agak reda dan perjalanan naik kapal boat selama setengah jam akhirnya kita sampaaai juga di Ora resort!!!. YEAAY... sampai disini kayaknya lebih banyak foto-foto saja ya yang berbicara. 
suasana di kapal yang sempit pit pit
ikhsan gak sabar untuk langsung foto-foto setelah sampai
mungkin ini yang diliat sama ikhsan

atau mungkin ini?
di bukit Hatu pahu pahu 
full team
ikan-ikan kayak gini gak bakal bisa dilihat sedekat ini di tempat lain
Keren kaaaan... iri kaaaaan. Beberapa foto lainnya bisa diliat di instagram gw @septianss . Selain itu gw juga sudah mengupload beberapa video di youtube yang bisa kalian liat di account septian.setyoko. Berikut beberapa link-nya



ayolah tunggu apalagi! segera rencanakan liburan kalian ke tempat-tempat seperti ini. dijamin gak akan menyesal dan penuh tawa! 

28 October 2014

Japan Trip

Sudah sekian lama saya menantikan kesempatan untuk singgah ke Jepang dan pada akhirnya tanggal 18-24 Oktober kemarin terwujud juga kesempatan untuk jalan-jalan ke Jepang (iya! setengah aja coretnya). Hal yang paling teroke dari perjalanan ini adalah semua perjalanan dibiayai oleh kantor. ihiy!
Jadi tujuan utama dari perjalanan ke Jepang ini sebenarnya bukan untuk liburan, melainkan mengikuti acara International Conference on Quality 2014 yang diselenggarakan oleh JUSE (Japanese Union of Scientist and Engineer). Kebetulan juga gw diberi kesempatan di acara ini sebagai salah satu presenter. Sesi yang gw ikutin yaitu sesi Kaizen Competition dimana topik yang dibawa ini sudah melalui penyaringan mulai dari tingkat anak perusahaan, Pertamina korporat, hingga nasional. Waktu tingkat nasional kemarin alhamdulillah mendapat predikat Platinum. Jadilah diberi kesempatan oleh perusahaan untuk maju lagi ke tingkat internasionalnya. Sebenarnya tahun ini ada 3 event Quality yang diikuti oleh Pertamina, dua lainnya diadakan di Srilanka dan Australia. Alhamdulillah lagi gw mendapat jatah yang ke Jepang! kami dan rombongan dibimbing oleh guide dari Antavaya Tour. Tour leader-nya sangat asik dan bersahabat. Mereka banyak membimbing dan menjelaskan mengenai budaya, tempat-tempat seru, dan hal lainnya kita selama perjalanan di sana.

Oke mari kita bicarakan acara utamanya dulu, acara utama ini memakan waktu 3 hari yaiu Acara registrasi di hari pertama sekaligus welcome dinner, pembukaan dan sesi presentasi di hari kedua, dan hari terakhir adalah presentasi ditutup oleh acara penutupan. Acara ICQ ini diadakan di Keio Hotel, dekat (atau sedaerah ya??) dengan Shinjuku, namun gw dan rombongan diinapkan di Tokyo Dome Hotel yang mana kedua hotel ini sangat keren sekali.
Tokyo Dome view from my room ^_^
Hari pertama conference dibuka dengan sambutan-sambutan yang bikin ngantuk lalu dilanjutkan oleh makan siang. Hal kece-nya adalah disediakan makanan halal oleh penyelenggara dan disediakan pula ruangan untuk sholat. WOW!! jarang-jarang lho acara seperti ini menyediakan fasilitas seperti ini. Selesai makan siang, kami yang mendapat giliran presentasi bersiap-siap. Presentasi berjalan dengan lancar, oh gak deng, ada sedikit kejadian ketika presentasi. Salah satu juri yang dari jepang jatoh kejelengkang dari kursinya ( -___- )a . Gw sendiri juga heran kenapa bisa kayak gitu. Kalau kata temen yang nonton sih itu gara-gara dia main-mainin kursinya mulu kaya anak sekolahan. Pada akhirnya dapat predikat Gold untuk topik yang dipresentasikan. Lumayaaan

Fall at Mountain Fuji
Setelah conference ada kesempatan tiga hari untuk berjalan-jalan menjelajah Jepang. Sebenarnya ini juga sudah masuk di paket perjalanan tur. Hari keempat, kita digiring ke Gunung Fuji yang sayangnya pada saat itu hari sedang hujan mengakibatkan kabut yang tebal, Tapi untungnya kami dapat kesempatan sampai di perhentian level 5 dimana di perhentian ini banyak toko-toko souvenir, tempat makan, dan spot-spot menarik untuk foto-foto. Dinginnya udara di Fuji ini menggigit dan mengingatkan suasana waktu di Korea. Asik-asik menggigil gitulah.

Hari selanjutnya kita diajak ke Edo Wonderland dimana tempat ini merupakan tempatnya show budaya Jepang pada saat zaman Edo. Sebagai informasis, zaman Edo itu zaman ketika Shogun, samurai, dan ninja berkeliaran dan merajai Jepang. Tempatnya uni banget jadi taman hiburan ini benar-benar di desain sedemikian rupa sehingga menggambarkan suasana pada zaat zaman itu. Kita akan dilihatkan oleh bangunan-bangunan antik, masyarakat yang beraktifitas dan berjualan, pejuang-pejuang yang sedang berlatih pedang, dan ninja yang berkeliaran. di dalamnya juga ada show-show yang kece abis mulai dari drama hingga show action bertemakan ninja. Puas banget! dan tempat ini patut dikunjungi jika kalian ingin ke Jepang!

Cool view after we enter the gate
O-Edo Tenmangu Shrine
Geisha Show
Typical street and building during Edo era
Pedagang waktu zaman itu 
Hari-hari terakhir tiba, diisi dengan membeli oleh-oleh untuk kerabat-kerabat. Hunting kitkat greentea, si oleh-oleh mainstream namun nikmatnya sedunia yang susah bangeet dicarinya, my God dan pada akhirnya harus nyicil belinya dari satu toko ke toko yang lain. Gantungan kunci yang juga dicicil belinya dari tempat ke tempat dan tentunya mainan untuk diri gw sendiri. hehehe..

Oh dan yang paling penting adalah wajib hukumnya untuk mengunjungi apple store! dan di sinilah gw mendatangi apple store pertama gw. so excited!

Yang paling gw syukuri ya akhirnya merasakan juga bagaimana suasana kehidupan di Jepang, mulai dari kerapihannya yang memang sudah tidak asing lagi bagi gw (karena pernah tinggal di Korea Selatan), makanannya, jalan-jalan malam, transportasinya, dan tempat-tempat wisatanya. Minta doanya juga ya dari pembaca supaya saya bisa jalan-jalan dibayarin kantor seperti ini lagi lain kali :D

03 May 2014

Satu Hari Menebar Inspirasi (Video)


terima kasih banyak untuk videografer kelompok 40, Dimas. videonya keren!

29 April 2014

Satu Hari Menebar Inspirasi

Halo halo baru muncul lagi setelah gak nulis sekian lama, hahahay !

As everyone know from other social media, hari kamis (24 April 2014), gw mengikuti program kelas inspirasi yang diusung oleh organisasi Indonesia Mengajar. Sebenarnnya niat untuk berpartisipasi di kelas inspirasi ini sudah ada dari tahun pertama kegiatan ini diadakan (Tahun ini sudah tahun ke-3 penyelenggaraan kegiatan ini), namun dikarenakan pada tahun 2012 gw masih menjalani pendidikan di pertamina dan tahun 2013 masih belum bisa cuti, maka kesempatan ini baru diambil tahun ini.


Awalnya sempat deg-degan juga karena khawatir gak bisa ngajar, tapi ketika pendaftaran dibuka, akhirnya gw cuek aja untuk daftar. ketika daftar pun sempet ada kejadian ngeselin yaitu setelah ngetik panjang-panjang form yang harus diisi, tiba-tiba internet down...yang mengakibatkan gw harus mengisi ulang seluruh form (klo kata shani, itu salah satu tes keikhlasan, ternyata dia pernah mengalami hal yang sama :D). Setelah daftar-daftar akhirnya beberapa minggu kemudian diumumkan kalau keterima, oh! dan sekaligus tergabung di kelompok 40!. 

Persiapan sebelum mengajar tentunya ada briefing dari panitia Kelas Inspirasi (KI) yang diadakan di gedung LIPI. Akhirnya ketemu dengan teman sekelompok. isi brefingnya mencakup tujuan diadakannya KI, training tentang teknik mengajar, menguasai kelas, manajemen kelas. cukup menarik sih karena selain dibawakan dengan atraktif, peserta yang datang briefing mencapai 900an orang !!!
Kelompok 40  feat Bu Guru
Seminggu kemudian kami melakukan survey ke SD Balimester 02 Petang, tempat kami akan mengajar nantinya. sekaligus rapat kira-kira apa saja yang harus dipersiapkan di hari H. 

Nah akhirnya datanglah tanggal 24 April itu, deg-degan, excited, pusing jadi satu, oh iya tempat kami mengajar itu dimulai siang hari, karena dalam satu gedung sekolah, ada 2 sekolah yang menggunakan. Kita janjian jam 11 siang, tapi gw sendiri sudah ada di lokasi dari jam setengah sebelas. Acara hari itu dimulai dengan pembukaan dari pihak sekolah dan sambutan dari perwakilan salah satu anggota kelompok kita. Setelah itu? brrr langsung ke kelas masing-masing! bingung .. pikiran kosong banget selama berjalan ke kelas pertama..
acara pembukaan di SDN Balimester 02 Petang
Gw sendiri saat itu dapat jatah mengajar di kelas 4, 5, dan 6. Pengen sih sebenernya merasakan "usil"nya anak kelas 1. tapi karena udah dikocok pembagiannya oleh pak ketua ya apa boleh buat .. hehehe :p

Masuk kelas. mmmmm bingung mau ngomong apa, akhirnya kita yel-yel dulu deh, setelah itu suasana langsung cair. gw sendiri memperkenalkan diri dengan profesi sebagai maintenance engineer, supaya lebih menarik gw pake wearpack, alat safety lengkap, dan membuat permainan simulasi kebocoran pipa gas. Sesi awal dimulai dengan menjelaskan darimana asal minyak dan gas bumi yang selanjutnya menjelaskan pentingnya memelihara jaringan pipa gas. Tidak lupa mengingatkan bahayanya bekerja di perusahaan minyak dan gas sehingga gw memperkenalkan APD (Alat Pelindung Diri) mulai dari wearpack, safety helmet, safety shoes (yang akhirnya anak-anak 1 sekolah jadi hobi nginjek sepatu gw setelah mereka tahu ada lapisan baja di sepatu itu >.< ), ear muff, dll.
meet our future engineer
Selanjutnya kami bersimulasi ria mengenai cara menangani kebocoran pipa gas. 4 orang anak gw tantang maju ke depan, untuk selanjutnya dibagi menjadi 2 tim, 1 tim (warga dan pipe checker) melaporkan ke tim yang lain (2 orang maintenance) bahwa ada kebocoran pipa di jalur pipa, sehingga tim maintenance harus segera siap untuk menangani kebocoran pipa gas tersebut. Biar makin asik, komunikasi antar kedua tim menggunakan radio HT yang sudah spesial gw bawa, selain itu tim maintenance menggunakan wearpack dan safety helmet dong supaya aman dari bahaya. Seru banget pokoknya! terharu banget juga karena mereka sangat super aktif dan tertarik untuk mengikuti semuanya. 
ayo mengatasi kebocoran pipa gas menggunakan clamp
Tentunya metode dari temen sekelompok yang lain gak kalah serunya. ada salah satu teman sekelompok bernama mas Yudhi yang profesinya sebagai instruktur yoga. Beliau mengadakan sesi yoga berjamaah di halaman sekolah. Hal yang menarik saat sesi yoga adalah saat mas Yudhi bertanya ke semua anak-anak "Naah Gimana Rasanya??" dalam hati gw berekspektasi kalau anak-anak akan menjawab "segeeer" atau "enaaak" , tapi jawaban yang gw dengar adalah "SAKIIIIT" :)))

sesi yoga berjamaah bersama mas Yudhi
Sekitar pukul 5 kegiatan berakhir dan kita berkumpul lagi di lapangan untuk berbaris, menempel cita-cita ke pohon cita-cita dan salam-salaman, Another terharu moment adalah ketika mereka pulang banyak yang bertanya dan memanggil-manggil

"Pak kapan lagi ke sini pak?" 
"Pak Septian Pak Septian!!" 
"Pak punya facebook gak?" 

Terima kasih untuk guru-guru, murid-murid SD Balimester 02 Petang dan kelompok 40 KI yang telah memberikan momen berharga ini. Terima kasih untuk anak-anak yang lebih banyak memberikan inspirasi kepada saya, terima kasih kepada panitia dan pengajar-pengajar di KI ini yang membuat gw percaya bahwa pendidikan Indonesia tidak sejelek yang dibicarakan orang-orang karena masih ada kalian yang peduli :)

Cita citaku 
Setinggi Langit !

Anak Indonesia 
Pasti Bisa !

*salah satu yel-yel yang gw praktikkan di kelas

Kelompok 40 Hebat!

19 August 2013

The Pixar Theory

This is very very very interesting... sebenarnya artikelnya udah lama cuma lagi pengen di share di sini aja. Jadi ceritanya seseorang di luar sana melakukan sebuah kajian mengenai film animasi buatan Pixar dan menarik kesimpulan kalau seluruh film Pixar berada dalam satu timeline dan dunia yang sama. menarik kan!
Pixar Production
link pembahasannya yang gw rekomendasikan bisa dibaca di The Pixar Theory, hope you enjoy it!

18 August 2013

Kebutuhan

"Manusia itu makhluk sosial" 
"Uang itu bukan segalanya"
Sepertinya dua ungkapan basi ini yang sekarang cocok banget dengan kehidupan gue. Saat ini seperti yang banyak orang-orang terdekat gw ketahui, gw ditempatkan oleh perusahaan tempat gw bekerja di sebuah desa di Indramayu, Tempat yang berjarak 3.5 jam perjalanan kereta dari Jakarta. Sebenarnya termasuk dekat dan harus gw syukuri sih apabila mau dibanding-bandingkan dengan teman-teman gw yang ditempatkan di Bontang, Pangkalan Brandan (pasti banyak yang gak tau ini dimana), dll. 

Yah tapi ya seperti inilah keadaan di sini, sepi.. 

yah. memang sih ada teman-teman kerja, tapi kan mereka ketika udah selesai jam kerja disibukkan oleh urusan keluarganya masing-masing, -Bener-bener deh yang namanya teman kerja itu beda banget interaksi pertemanannya dibandingkan dengan teman SMA dan teman kuliah- sementara gw cuma bisa cari hiburan dengan main game, itupun sendiri,  internetan, dan ngerecokin ketentraman orang lain di whatsapp. 

Berat rasanya ketika kita terbiasa berkomunitas tiap hari namun tiba-tiba tiap hari lo harus hidup sendiri, ngurus rumah sendiri. 

Obat paling ampuh? 

simpel aja yaitu berkomunikasi terutama ketemu dengan teman-teman lama, dan sudah gw buktikan  benar-benar membuat energi menjadi terisi berkali-kali lipat. 

anekdotnya, kalo dulu ada istilah cara menjatuhkan Soekarno adalah degan menjauhkan dia dari rakyatnya -dan benar-benar terbukti ketika Soekarno diasingkan maka jatuhlah dia-, Mungkin cara menjatuhkan gw adalah juga dengan menjauhkan gw dari teman-teman gw.